Rezeki dari Jalan yang Tak Diduga: Rencana ke Tiongkok, Berangkat ke Jepang

Tulisan kali ini saya dedikasikan untuk teman-teman saya dan mahasiswa/i  Indonesia yang berusaha semaksimal mungkin, yang selalu berdoa, yang berusaha ‘bangun’ setelah ‘jatuh’, dan yang tetap yakin bahwa rezeki tidak akan tertukar.

Sejak 2013, saya mulai sadar bahwa saya menyukai aktivitas exchange program (program pertukaran ke luar negeri) baik dalam jangka waktu pendek atau panjang, baik fully-funded, partially-funded, ataupun self-funded. Tentunya sama seperti mahasiswa pada umumnya, saya juga berburu exchange program yang fully-funded.

Pada bulan Juni tahun 2015, saya mendapat informasi mengenai Indonesia-China Youth Exchange Program (IChiYEP). IChiYEP merupakan program pertukaran dalam jangka waktu sekitar 12 hari ke Tiongkok dan semua biaya ditanggung oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Jika terpilih menjadi peserta IChiYEP, maka secara langsung akan menjadi Duta Muta Indonesia atau istilah sophisticated-nya yaitu Indonesian Youth Ambassador saat program tersebut berlangsung.

Oke, mari saya ulang apa itu IChiYEP.

  • Program pertukaran 12 hari ke Tiongkok
  • Semua biaya ditanggung

Ya jadi kalau kamu mau hemat dengan tidak membeli apapun sebagai oleh-oleh, maka tidak membawa uang sepeserpun, saya rasa bukan masalah. Menggiurkan bukan?

Proses seleksi IChiYEP ada 3 tahap.

  1. Mengisi Identitas Diri dan Esai

Dalam seleksi tahap pertama ini saya menyiapkan dua hal yaitu Curriculum Vitae (CV) yang menarik serta esai yang provokatif. Provokatif dalam artian mind-blowing untuk yang membacanya. Alhamdulillah, CV saya sudah didesain dan selalu siap untuk proses editing jika diperlukan. Nah yang cukup menantang ialah pembuatan esai. Memang hanya diminta 300 karakter yang berarti tidak perlu membuat esai yang panjang. Kalau kamu mau tahu bagaimana jatuh bangun aku mengejarmu, eh maksudnya jatuh bangun aku membuat esai, kamu bisa baca tulisan aku ini ya.

  1. Mengisi Kelengkapan Data

Kalau ini mudah, hanya ditanya sudah apakah sudah punya paspor, SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), dan beberapa hal lain atau belum.

  1. Membuat Video

Nah, ini juga cukup menguras waktu dan pikiran. Proses membuat video cukup menguras pikiran dan tenaga. Tunggu ya, saya akan berbagi mengenai pengalaman saya dalam membuat video pada tulisan selanjutnya.

tumblr_liq5dywtZG1qzx5i0o1_500

Setelah melalui 3 proses seleksi, akhirnya diumumkan hasilnya. Alhamdulillah, saat itu tidak ada nama saya di dalamnya Eh, tapi saat itu sih akika sedih, bete, badmood, merasa dunia ini tidak adil *berlebihan edition. Jelas saya sedih, karena saya merasa dalam prosesnya saya sudah memberikan yang terbaik. Dalam membuat esai atau video saya penuh kehati-hatian, lalu saya tidak sembarang membuat melainkan saya minta apa yang saya buat dikritik teman saya. Lalu hasil-hasil kritikan teman-teman saya dijadikan bahan perbaikan, lalu saya revisi apa yang saya buat. Wah berulang dan kompleks prosesnya, in sha Allah pengalaman tersebut akan ada di tulisan selanjutnya. Tapi saya tidak mau bete kepada Allah Swt. Tapi saya sedih. Padahal Allah tahu kalau saya sudah berusaha, apa saya kurang doa? Hem, bisa jadi. Lalu, pada saat dzuhur di tempat magang, saya shalat sambil menangis, kan saya juga mau ke Tiongkok gratis. Dibanding menangis di depan Mama atau teman, saya rasa menangis dihadapan Pemilik Semesta lebih make sense. Secara, Dia yang mengatur segalanya.

—— 1 Bulan Kemudian ——

*berasa sinetron apa gitu ya

 

Setelah kelas selesai, saya cek telepon genggam. Ada sebuah surat elektronik masuk ke kotak masuk. Begini isinya.

JENESYS mail

Waduh, saya senang bukan kepalang walaupun tahu belum tentu saya terpilih program Japan East-Asia Exchange Networks (JENESYS). Tidak lama ada notifikasi sms dan panggilan tak terjawab di telepon genggam. Sambil menunggu lift, saya telepon nomor yang tadi menelepon. Alhamdulillah, surat elektronik tadi memang dari Mbak Inda selaku perwakilan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

TAPI!

Deadline mengirimkan dokumen yang diminta itu besoknya. Alhamdulillah kalau CV sudah tersedia, namun ada satu esai yang perlu saya buat. Sebenarnya tahun lalu saya pernah mendaftar JENESYS, sehingga saya bisa copy-paste esai di formulir tahun lalu. Eh, tapi kalau mau terpilih bukannya harus berusaha lebih ya? Akhirnya saya remake esai yang ada di formulir tahun lalu dan melakukan proses revisi esai yang disponsori oleh kritikan dari teman-teman saya. Tentu proses tersebut dilakukan dalam waktu yang cepat dan saya cukup merepotkan teman-teman saya yang baik hatinya.

SEND!

Akhirnya saya mengirimkan apa yang dimita Mbak Inda.

BESOKNYA!

Dua puluh empat jam saya menunggu. Walaupun saya sangat menginginkan terpilih, namun karena pernah gagal mendaftar IChiYEP, maka masa penantian menjadi lebih tenang. Berasa apa gitu ya masa penantian, ish. Lalu, Alhamdulillah wa syukurillah, sebuah surat elektronik kembali masuk ke email saya.

JENESYS mail 2

Lihat betapa suatu hari bisa ada tawaran ke Jepang gratis?

Lihat bukan betapa Allah sayang kepada saya?

Benar bukan bahwa saat kau minta pada-Nya, maka rezeki akan datang dalam jalan yang tidak kau duga?

Penggalan Ar-Rahman

Pada akhirnya saya mengucapkan hamdallah dan juga beristighar. Saya bersyukur, karena cita-cita saya untuk setidaknya pernah mengikuti program fully-funded tercapai. Sekaligus saya berkaca atas semua hal bodoh yang tidak disukai Allah yang saya lakukan, saya masih diberi rezeki yang menyenangkan. Dunia saja sudah semenyenangkan ini, bagaimana Surga? Ah dunia, saya tidak mau terlalu cinta padanya.

 

Advertisements

5 thoughts on “Rezeki dari Jalan yang Tak Diduga: Rencana ke Tiongkok, Berangkat ke Jepang

  1. Hello Abang Buku Surur,

    Wah in sha Allah hasil tidak akan mengkhianati proses. Keep writing juga yaaa buat lo 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s