6 Aplikasi Agar Kamu Menjadi Kekinian dengan Teknologi

teknologi/tek·no·lo·gi/ /téknologi/ n 1 metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan; 2 keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia

Betapa bersyukurnya saya menjadi manusia di abad 21 ini. Teknologi dan segala kemajuan ilmu pengetahuan membuat hidup lebih mudah. Membuat saya menjadi hemat waktu dan hemat tenaga. Saya yakin kalau pemanfaatan media sosial seperti Whatsapp atau LINE, sudah banyak peminatnya.

Mari saya ceritakan pemanfaatan teknologi selain sosial media yang saya pakai sehari-hari.

1. Google Calendar

Screenshot_2016-05-06-23-38-01.png

Bukan cuma artis papan atas (dan papan bawah) yang bisa punya manajer. Saya dan kamu juga bisa, percaya tidak? Coba deh unduh Google Calendar. Aplikasi tersebut membuat jadwal sehari-hari kamu lebih teratur. Kalau saya ringkas, begini setidaknya cara kerja Google Calendar.

  • Kamu masukkan jadwal sehari-hari kamu. Nama kegiatannya apa, tanggal berapa, pukul berapa, hingga dimana lokasinya.
  • Kamu bisa mengaktifkan notifikasinya, sehingga kamu akan ‘diingatkan’ jika kegiatan kamu sebentar lagi dimulai. Lihat gambar di bawah.

Screenshot_2016-05-06-23-43-46.png

  • Kamu bisa mengatur jadwal kamu dan kapan ingin diingatkan (diberi notifikasi) serinci mungkin.

Jadi tidak ada lagi ya alasan lupa akan suatu kegiatan. Google Calendar juga memungkinkan kamu berbagi jadwal dengan temanmu, hingga memakai fitur pencari waktu luang yang sama untuk dua jadwal seseorang yang ingin membuat janji. Untuk pasangan posesif, bisa mungkin saling share jadwal Google Calendar biar tidak tanya melulu “kamu lagi dimana, sayang?” #EH. Canggih bukan?

2. Go-Jek

Ya saya tahu kalau kita bisa pakai Uber atau Grab untuk memudahkan transportasi sehari-hari. Bukan juga karena nasionalisme sih saya pakai Go-Jek. Tapi saya pakai Go-Jek karena ada fitur Go-Pay. Yeah! Alhamdulillah. Jadi Go-Pay itu semacam deposit uang, supaya saat memakai layanan Go-Jek, kita tidak perlu lagi mengeluarkan uang kertas.

Screenshot_2016-05-06-23-36-06

Hal yang menyenangkan ialah mudahnya pengisian Go-Pay. Hanya tinggal ke ATM terdekat, tekan nomor telepon genggam, dan voila! akun Go-Pay kita pun terisi. Sekarang juga ada Go-Car, jadi kalau cuaca panas, bisa order mobil. Syalalalala. Kalau Uber harus pakai kartu kredit yang mana saya hanya bisa pinjam kartu kredit Mama. Memang bisa pakai cash untuk Uber dan Grab, halah malas saya buka dompet. Pilih yang praktis saja deh.

3. iJakarta

Siapa yang suka baca novel? Itu loh, maksud saya novel cinta-cintaan antara dua anak manusia. Kamu salah satunya? Merasa tidak, kalau harga buku dari tahun ke tahun makin naik. Dulu saya beli komik Rp 8.500 ealah sekarang jadi Rp 15.000, sakitnya tuh disini. Begitupun dengan novel, harganya makin melonjak seperti berat badan, #EH.

Tenang ya, tarik napas dalam-dalam karena pemerintah DKI Jakarta telah meluncurkan aplikasi iJakarta yang bisa kamu unduh di PlayStore. Aplikasi iJakarta ialah perpustakaan digital untuk beberapa buku dan novelnya banyak loh. Saya dan kamu bisa baca novel melalui smartphone. Yuhuu senang sekali, hemat uang jadinya.

Screenshot_2016-05-06-23-36-49

Tapi saya sekarang sudah tidak sering baca novel cinta-cintaan seperti dulu. Kebanyakan baca novel bikin saya jadi artis, penuh drama gitu, bawaannya melankolis. Mending akika baca Al-Quran lah ya #refleksi diri.

4. Google Drive, Google Docs, Google Sheets

Hari ini itu sudah jamannya berbagi dokumen baik yang formatnya doc. maupun xls. melalui email atau Whatsapp. Kadang saya perlu melakukan edit dokumen baik karena buru-buru ingin mengirim dokumen tersebut atau memang ingin edit saja sebelum lupa. Aplikasi Google Drive memungkinkan saya untuk berbagi dokumen dengan teman-teman, ya sejenis DropBox atau Evernote gitu.

Selanjutnya, saya bisa langsung edit dokumen tersebut dengan aplikasi Google Docs atau Google Sheets. Ya edit melalui smartphone, tidak perlu itu yang namanya buka laptop. Sambil panas-panasan di ojek lalu edit dokumen juga hayukkk. Ih asyik bukan?

5. Qibla Connect

“Maaf Mbak, kiblatnya kemana ya?”

Itu biasanya yang ditanya ke resepsionis kalau di kamar hotel tidak ada petunjuk arah kiblat. Bagaimana kalau hotelnya di luar negeri? Ya kalau kamu sedang menetap di hotel yang berlokasi di Dubai sih lain cerita. Tapi kalau resepsionisnya tidak tahu apa itu kiblat bagaimana? Masa sesi bertanya jadi sesi kultum (kuliah tujuh menit) tentang apa itu kiblat?

No worries deh ya! Cukup buka PlayStore dan unduh aplikasi arah kiblat. Kalau yang saya unduh namanya QiblaConnect. Mudah kok penggunaannya.

Screenshot_2016-05-06-23-38-17

6. Google Maps dan Waze

Era teknologi itu ialah era kemandirian, kamu sudah tidak perlu tanya sana-sini, lah kamu kan bisa googling gitu. Tapi efek buruknya sih dalam beberapa hal, kita jadi kurang dalam komunikasi langsung. Nah, biasanya kalau saya ingin pergi ke suatu tempat yang saya tidak tahu, saya langsung buka aplikasi Google Maps untuk tahu sejauh apa jarak perjalanan yang akan ditempuh serta tempat-tempat dekat lokasi yang bisa dijadikan acuan.

Kalau saya rasa dekat stasiun, ya saya usahakan menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek. Kalau saya rasa menggunakan Transjakarta lebih mudah, maka saya googling rute Transjakarta. Kalau saya rasa lebih praktis menggunakan mobil, saya buka aplikasi Waze untuk melihat dimana area yang macet.

Screenshot_2016-05-06-23-39-36

Tuh ya, hidup ini mudah sekali bukan dengan adanya teknologi? Mari sama-sama kita ucapkan terima kasih pada Tuhan Yang Maha Esa karena anugrah ilmu pengetahuan ini, serta terima kasih untuk orang-orang pintar yang meramaikan kemajuan teknologi di Indonesia dan dunia. Tanpa kalian, aku mah apa atuh, masih harus jalan ke pangkalan ojek kalau butuh ojek. Iya tidak? Hehe.